Masih di Angan-angan

angan-angan1 pikiran; ingatan: ~ nya ke mana-mana2 cita-cita: ~ nya menjadi dokter3 maksud; niat: sedikit pun tidak ada ~ ku menghinakan beliau4 gambaran dalam ingatan; harapan sendiri dalam ingatan; khayal: kesusastraan itu berisikan kehidupan nyata, bukan ~ belaka5 proses berpikir yang dipengaruhi oleh harapan-harapan terhadap kenyataan yang logis;~ menerawang langit, pb mencita-citakan segala sesuatu yang tinggi-tinggi; ~mengikat tubuh, pb bersusah hati karena memikirkan yang bukan-bukan;

berangan-angan/ber·a·ngan-a·ngan/v1 mempunyai angan-angan (cita-cita, ingatan): boleh ~ asal jangan terlampau tinggi2 mengangan; mengangan-angan; 3 berniat; bermaksud: tiada ia ~ hendak membalas dendam;

“Masih untung elu lah, Vin. Punya gue, semua masih di angan-angan” ~ terima kasih untuk teman yang pesannya sekarang dikutip tanpa ijin oleh saya. 

Untuk saya dan teman-teman seumuran atau yang malah di bawah saya, topik hangat yang sedang (dan sepertinya selalu) dibincangkan adalah karir dan jodoh. Tak peduli cowok atau cewek, dua bahasan ini yang paling seru dan bisa menyita waktu berjam-jam. Yang kurang beruntung di kedua urusan ini akan menempatkan kebahagiaan berkat karir dan jodoh masih sekedar angan-angan ~ pikiran, harapan, cita-cita, kata KBBI.

Jibaku dengan angan bermacam-macam kisahnya. Ada yang berdebat tanpa henti dengan orang lain dan diri sendiri tentang “apa ini pantas diperjuangkan? Kalau akan terus menjadi angan-angan, apa gunanya terus dipikirkan?”. Kedua, mereka yang mencari akal untuk meyakinkan dan membuktikan bahwa angan bukan sekedar uap yang lenyap seketika karena terbawa angin. Ia bertahan dan akan berwujud nyata jika terus dibentuk dan diperjuangkan. Ketiga, tipe yang meratapi angan dalam diam. Berharap ia akan berubah bentuk secara otomatis menjadi kenyataan tanpa perlu usaha. Yang ketiga mungkin penganut “jodoh dan rejeki akan datang tanpa perlu dikejar”.

Sosok keempat adalah mereka yang diberikan kebebasan untuk berangan-angan. Kepada mereka, hak untuk menghayati, memikirkan, serta mengejar angannya didapat dengan penuh. Sejauh percaya pada angannya, sejauh itu pula ia bisa melakukan apa saja. Sejauh angannya tidak dibunuh dengan kejam, setinggi itu pula keberaniannya untuk menapaki perjalanan mewujudkan angan-angan. Kalapun bukan didapat, sosok keempat ini berani memperjuangkannya.

Perjalanan bersama angan tidak pernah mudah. Kadang percaya, kadang tidak, tak jarang malah hendak putus asa. Di fase ini, kita mulai mempertanyakan kapan fase ini  berakhir atau harus diakhiri. Apalagi, ketika perlahan dirinya sadar bahwa usaha selama ini tidak berbuah atau bahkan tampak semakin buram.

Ada yang dari luar terlihat sangat bahagia karena memiliki apa yang semua orang idamkan, namun nyatanya tidak diinginkan oleh dirinya sendiri. Angannya yang lain jauh terpendam di dalam sana, tak terlihat namun terasa, tidak pernah terucap namun terus memberontak di kepala.

Satunya lagi adalah pahlawan pembela angan-angan yang telah sukses membuktikan pada semua orang bahwa angannya yang ‘remeh’ itu bisa terwujud menjadi sesuatu yang besar. Ia adalah representasi dari sosok yang menjadi pahlawan karena keberaniannya. Kalau boleh berangan saat ini, saya ingin menjadi dia.

Tapi, dengan semua perdebatan tentang angan, saya kok semakin percaya bahwa semua orang wajib berangan-angan? Angan yang membuat kita tahu ke mana harus melangkah. Angan yang membuat kita bangkit lagi ketika terjatuh. Angan yang membuat kita bertahan dari besarnya hempasan.

Ibarat angin yang menggerakkan daun, angan juga menghidupkan kita. Jika sesekali kita bergerak ke arah yang salah, atau malah kehilangan jejak harus berjalan ke mana karena setengah mati mengejar si angan, yakinkan saja bahwa selagi kita masih bisa bernyawa dan bernafas, masih ada waktu untuk mewujudkan angan menjadi nyata.

Selamat berakhir pekan.


3 thoughts on “Masih di Angan-angan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s