Minggu 10 Bangkok

Wow lama juga udah nggak nulis. Hampir 2 minggu. Gegaranya sih nonton series Netflix. Tiga yang lagi diputer-puter: Suits, 13 Reasons Why, dan Master of None. So far, yang ketiga yang paling disuka karena ceritanya simple dan bermakna aja gitu. Yang kedua nonton karena penasaran. Cukup bikin depresi sih filmnya, makanya jangan ditonton di malam hari. Yang pertama ditonton ulang lagi (dulu banget udah nonton tapi kepotong karena harus download), tentunya pengen aja gitu liat Meghan jadi artis. :D.

Kegandrungan dengan Neftlix ini lumayan mengalihkan perhatian di malam hari dan di weekend. Tapi selain series, ada juga kok keseruan lain yang belakangan lagi dikerjain yaitu…

Masak

Abis beli electrical pot aka kompor listrik mini, jadi kerajinan bikin ini itu. Tapi karena keterbatasan kamar (tanpa wastafel, tanpa dapur), jadi masaknya ya kudu yang gampang-gampang aja. So far yang udah sempet jadi: omelet jamur, pancake (pake bumbu jadi), nasi goreng, kacang hijau, dan spaghetti. Untuk yang tinggal dikosan, pasti tau kan betapa susahnya masak 4 menu ini. Terlihat mudah, tapi butuh perjuangan dan niat yang besar mulai dari wacana sampai makanannya betul-betul jadi. Seneng juga sih begitu jadi. Meskipun makannya ya buat sendiri2 aja. Niatnya minggu depan bikin kari ayam (pake bumbu instan juga. Palingan tambahin ayam + bihun aja). :D

Ukulele

Beberapa bulan ke Bangkok, beli ukulele. Pertamanya sih gara2 liat temen beli. Jadi pengen juga. Akhirnya, dibawa ke sini ukulelenya. Melihat kepiawaian Monita Tahalea, gue saya pun pengen ikut-ikutan. Tentunya, beda ladang beda bakat. Monita sekali gonjreng udah jadi lagunya, suaranya bagus pun. Saya kudu gonjreng 50 kali baru bisa jadi 1 lagu bagus. Dari ukulele, ketemu juga satu Youtube channel seru yang ngajarin Ukulele basic dengan penjelasan dan lagu yang asik. Namanya Cynthia Lin. Kalau lagi mau belajar ukulele juga, coba mampir aja ini ke Youtube Cynthia Lin. Selain tutoria, dia juga ngebagiin chord lagu yang bisa didownload gratis di pagenya.

Jalan kaki 

Jarak kantor dan tempat tinggal saat ini sekitar 1,3 km. Kalau bangun pagi dan nggak hujan, sebisa mungkin jalan kaki ke kantor. Selain menebus kesalahan makan daging babi tiap hari dan ngemil, jalan kaki ini jadi semacam terapi aja gitu. Dengan apa yang terjadi belakang ini, jadi makin pengen dan suka jalan kaki. Mungkin teori bahwa manfaat olahraga yang mengeluarkan endorfin lewat keringat itu benar adanya. Jika keringat dari jalan kaki 1,3 km juga mengandung endorfin, mungkin in menjelaskan kenapa saya jadi senang jalan kaki. Tepatnya jalan kaki bikin senang sih. Bukan sebaliknya.

Yang sebener-benernya, waktu minggu kedua di sini, pengen cari tempat olahraga massal. Maksudnya yoga, aerobik, senam, zumba, atau apalah itu dance2 seru yang sering diposting selebriti di Instagram. Tapi belum pernah ketemu. Selain bacanya susah karena website dalam bahasa Thailand, di sini mungkin belum tren olahraga seru begituan ya. Adanya senam, fitnes, yoga, yang standard aja. DAN harganya ya alah. Satu sesi yoga bisa 300-400 ribu. =(. Ya sudah deh. Sering-sering aja jalan kaki.

Night market

Hampir tiap Sabtu / Minggu, saya dan teman berkunjung ke night market di Bangkok. Yang udah dikunjungi pastinya juga udah dikunjungi kalian yang ke Bangkok sih. Sebut saja: Chatucak, Rathchada, Khaosan Road, Rodfai. Sudah kan? :D. Yang terakhir itu yang seru sih. Rodfai Night Market. Tempatnya otentik dan nyeni banget. Ada beberapa toko besar yang jual barang antik, kerajinan kulit, ada museum juga. Tentunya jajanan dan baju-baju murah yang nggak usah dibilang lagi. Sejauh ini, rasanya udah ke banyak tempat sih (walaupun belum). Karena udah ada yang seru, jadi belum hunting ke yang baru lagi. Mungkin harus genap semua night market di Bangkok ya sebelum pulang. Biar SAH.

NAH, itu kira-kira cerita tentang ngapain aja di sini. Beberapa keinginan lain yang ingin dilakukan di sini antara lain:

  • Bikin cerita mini seputar kota ini (mumpun di sini)
  • Mampir ke pantai
  • Mampir ke tempat gaul anak Bangkok, biar jadi kayak lost in translation gitu
  • Terakhir, GUNTING rambut. Mumpung di sini kan ya. Nggak ketemu siapa-siapa. Kalau nggak cocok, ada waktu untuk menunggunya panjang. Doakan yang terakhir ini nggak membawa petaka!

Eh, selamat Senin ya besok! (Oh yah, kita nggak libur Lebaran di sini, karena memang Lebaran nggak jadi libur nasional di sini.) 

IMG_6137
When you’re suddenly into Julia Robert after watching Pretty Woman.

 

6 thoughts on “Minggu 10 Bangkok

Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: