TEDx Talk – Takut

Tedx Talks Takut.jpg

Robert Edward Grant adalah mantan direktur dan CEO Bausch & Lomb, pengusaha, sekaligus pendiri Concierge Key Health, perusaahan yang menyediakan layanan kesehatan untuk warga Amerika (saya belum ketemu apa persamaannya dengan perusahaan di Indonesia. Apa mungkin, asuransi?).

Tapi, jauh sebelum sukses dengan pekerjaannya sekarang, Robert juga adalah seorang ayah dan suami. Beberapa kejadian hidup membuat Robert berpikir tentang :

Indahnya hidup tanpa rasa takut.

Suatu hari, Robert mendapat tugas mengikuti seminar di luar kota, sekaligus menjadi pembicara. Hari kegiatan bertepatan dengan jadwal kelahiran anak pertamanya. Terjebak di antara dua kepentingan ini, Robert sempat ragu. Namun, setelah mempertimbangkan kegiatan kantor dan waktu kepulangannya, Robert memutuskan tetap berangkat dinas. Toh, dia hanya satu hari di luar kota. Pasti keburu. (Sambil tetap berharap, kelahiran anaknya akan mundur beberapa hari).

Ia pun berangkat. Di tengah acara, Robert mendapat telepon bahwa istrinya sedang mengalami bukaan pertama. Sesuai perhitungan, bukaan terjadi selama 3-4 jam sampai bayi betul-betul dilahirkan. Karena masih ingin ada di samping istrinya saat momen penting itu, usai menerima telepon, Robert pun langsung buru-buru kembali ke hotel dan mengemas semua barang-barangnya, untuk segera menuju ke bandara. Waktu tempuh ke kotanya kembali juga memakan 3-4 jam. Jadi, harusnya dia akan sempat menemani istrinya di ruang rumah sakit.

Dengan sedikit detil saat penerbangan yang sempat membuat ia sangat ketakutan, Robert akhirnya berhasil tiba di rumah sakit di waktu yang teramat tepat. Ia sempat mengintip kepala sang bayi saat mulai keluar dari rahim sang ibu. Beberapa menit setelahnya, Robert pun melihat bayi perempuan pertamanya, secara utuh.

Berhasil menghadapi ketakutan yang luar biasa, bukan yang pertama Robert alami. Di perjalanan karirnya, ia sempat mengalami peristiwa yang membuat Robert sangat terpukul.

Mungkin karena akumulasi terhadap pengalaman sejenis, terhadap kejutan di karirnya yang terakhir itu, Robert berpikir: ini bisa jadi hari paling buruk saya, atau sebaliknya, yang terbaik. 

Dan, seorang Robert mengambil pilihan terakhir.

Dari sana, ia mengawali perjalanannya mengembangkan ide membangun perusahaan sendiri, yang membuat namanya besar, hingga dipanggil jadi pembicara TedxOrangeCoast.


Robert Grant.png
Robert E. Grant – Beautiful Mind are Free From Fear

Saya menonton habis presentasi Robert karena merasa relatable dengan topiknya. Saya adalah manusia yang penuh ketakutan. Takutnya dari yang cetek sampai yang… nggak terlalu cetek.

Saya pernah takut nyeberang jalan, takut jalan sendirian, takut nyetir mobil di malam hari padahal siangnya nggak papa, takut sesat, takut ngomong di depan umum, takut menolak, takut mengungkapkan perasaan, takut salah. Paling sering, takut dengan hal yang belum pernah atau mungkin nggak akan terjadi.

Dan hidup penuh ketakutan itu, nggak enak banget.

Makanya, dari dengerin 15 menit presentasi Robert, saya memetik banyak pesan yang kayaknya bisa coba diterapkan dalam hidup sehari-hari. Iya, cobanya digarisbawahi. Sebab, saya tahu, ajaran-ajaran seperti Tedx Talks, atau novel aliran Chicken Soup for the ……, atau buku motivasi sejenis lainnya, bukan hal yang mudah dilakukan. Saya pun kurang suka baca karena sering merasa terlalu teoritis. Kalau ada yang bilang tulisan-tulisan di buku itu mudah ditulis, tapi mustahil dilakukan, saya setuju banget. Buktinya, meski sudah membaca mungkin ratusan artikel sejenis, tetap aja saya masih mudah takut.

Tetapi….

Bener juga kok pernyataan bahwa, hidup itu indah tanpa rasa takut. Nggak heran, tiap kali nonton program TV seperti Jejak Petualang, My Trip My Adventure, atau Discovery Channel, saya paling terpana dengan presenternya yang bisa menerjang ombak dan alam, tanpa rasa takut dan terlihat bahagia sekali. Kok happy banget rasanya jadi mereka. Jadi, saya setuju banget dengan Robert.

Dan yang saya tahu pasti, meskipun susah dilakukan, tidak ada salahnya untuk sering-sering membaca pesan-pesan semacam ini. Paling enggak, sebagai pengingat.

Sedikit petikan dari presentasi Robert :

  1. Two ways to overcome fear: 1) Gratitute. It’s impossible to feel gratitude and fearful at the same time. So, embrace your life with the first one. 2) Intention in mind decision. Everything that happens in life is a result of our perception. Thus, be mindful with it.
  2. Today can be the worst or the best day in my life. I decided it was gonna be the best.
  3. Take notes on Williiam Ernest Henley’s poem: I am the master of my faith, I am the captain of my soul. And we are one, too.
  4. In life, we don’t always get what we deserve all the time, but we almost always get what we expect.
  5. Life happens to us every day, and we could decide what we will do with it.
  6. When shit happens, go back to point number 3.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: