Susah Dijawab

Dari semua topik atau pertanyaan ringan yang sering terlontar di majalah, atau diskusi santai santai serius, yang paling susah saya jawab adalah pertanyaan:

“Siapa kamu?” Atau “tell me about you“.

Duh. Dari jaman saya SMA dan aktif di kegiatan komunitas, pertanyaan ini cuma bisa saya tanggapi dengan pede di 3 detik pertama: Saya adalah Vinny.

Abis itu, saya bingung. Apalagi, kalau wajib mendeksripsikan kepribadian, kelebihan, kekurangan, dan kawan-kawannya. Kok susah bener sih ini pertanyaan! Makanya saya seneng tu jaman Friendster yang bisa bikin testimoni tentang temen-temen kita. Rasanya dapet jawaban atas pertanyaan susah itu, tanpa perlu mikir. Tinggal baca! Haha.

Namun seiring bertambahnya usia, plus kebutuhan kerja (waktu interview kerja kan sering ditanyain juga perihal kelebihan dan kekurangan), mau nggak mau saya mikir deh.

Berikut ini jawaban untuk pertanyaan susah itu.

Bimbang

Hah! Kudunya mah mulai pakai yang positip dulu ya. Tapi, entah kenapa ini yang mampir dulu. Untuk bagian ini, saya agak percaya dikit dengan ke-Libra-an saya yang bikin saya suka bimbang dan suka nimbang-nimbang, dalam berbagai hal. Kalau udah bingung harus pilih yang mana, pastinya teman-teman saya yang akan jadi pembuka untuk mana yang saya pilih.

Easy going

Kalau ini, dari komentar teman-teman saya sih. Katanya, saya anaknya gampangan. Eits! Tentunya gampangan dalam arti baik haha. Gampang diajak jalan, gampang bergaul, gampang diajak ngobrol. Saya pun merasa demikian sih. WALAUPUN kadang sebenernya nggak gampang juga. Misalnya, saya paling tertekan kalau diajak ke pesta anak gaul, yang orang-orangnya saya nggak kenal. Kegampangan saya hilang kalau ada di situasi itu.

Peduli

Banyak juga komentar teman kalau saya orangnya ‘care’ dengan orang lain. Anyway, kayaknya nggak juga sih. Haha. Yang kontradiktif dengan ini, ada juga teman yang bilang saya terlalu cuek sama orang lain. Hmm. Jadi mungkin ya, saya tu sebenernya peduli, tapi karena susah nunjukin, jadi kesannya cuek. Padahal aslinya mah, peduli banget. Kadang.

Nggak ekspresif

Wah, ini sih bold banget di saya. Dulu banget, saya paling susah menyampaikan isi hati dan perasaan. Mau itu senang, sedih, jengkel, hepi, suka, naksir, benci, tampilan saya ya gitu-gitu aja. Belakangan, mungkin 6 tahun terakhir, karena tuntutan kerja, dan teman-teman yang ekspresif semua, habit ini sedikit berubah. Apalagi waktu kerjaan terakhir. Berada di lingkungan serba terbuka (dengan bos orang Amerika yang serba blak-blakan), mau nggak mau urusan menyampaikan isi otak (perasaan sih nggak perlu ya kalo di kerjaan), jadi penting dilakukan. Tanpa sadar, itu merembet juga di urusan menyampaikan perasaan. Bagus sih perubahan ini.

*

Jadi, itu deh kira-kira jawabaan terupdate tentang siapa saya.

Sisanya, mungkin yang kenal boleh bantu isiin aja. Haha.

One thought on “Susah Dijawab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s