Profil yang Diniatkan

Read more. Scroll less. Love effortlessly.

Profil itu saya tulis di Instagram waktu jaman saya sempat berhenti main Instagram tahun lalu.

Petunjuk read more dan scroll less, sudah jelas menggambarkan niat untuk lebih banyak membaca buku daripada membaca postingan Instagram orang. Sementara, love effortlessly adalah niat tambahan di kala itu untuk bisa mencintai dengan lebih mudah, pasca momentum ‘bikin susah aja sih jatuh cinta!’.

Makin ke sini, saya makin belajar bahwa cinta itu harusnya nggak rumit. Memang ada yang nggak mulus dan penuh kerikil, tapi, kalau cinta, harusnya yang nggak mulus dan berkerikil itu nggak bikin kita berhenti berjalan, melainkan tetep aja lanjut. Alasannya, mungkin karena kita pede bahwa roda kendaraan kita punya kualitas nomor 1 sehingga jalan jelek atau penuh batu nggak akan merusak si roda, bisa juga karena kita pede dengan skill menyetir bak pembalap profesional yang membuat jalanan sejelek apapun akan bisa kita seimbangkan, atau malah kita memang suka dengan jalan mulus dan berkerikil supaya perjalanan nggak bikin ngantuk.

Intinya, jalan yang bentukannya jelek nggak bikin pengen berhenti mengayuh.

Selain itu, saya juga menyadari bahwa yang namanya cinta itu nggak harus kepada manusia lain, atau spesifik, orang yang kita taksir sebagai pacar atau pasangan. Cinta itu universal, bisa ke hobi, ke barang, ke situasi, ke lingkungan, ke suara, dan sebagainya. Ketika cinta muncul, objek yang kita cintai akan menjadi sesuatu yang membuat kita bahagia sekalipun sulit dilakukan.

Kecintaan kepada tanaman membuat seseorang rela mengais tanah, berjibaku dengan ulat, untuk melakukan potting/repotting seperti saran-saran profil penanam di Instagram; kecintaan pada olahraga membuat seseorang bersemangat untuk bangun pagi atau tidur malam demi mencari keringat dari yoga, berlari, atau angkat beban; kecintaan pada suara hujan membuat seseorang rela duduk berjam-jam di pinggir jendela demi mendengar suara hujan yang datang tanpa jadwal yang jelas, ketimbang menghabiskannya dengan tidur siang.

Saya simpulkan, mencintai adalah aktivitas paling menyenangkan di muka bumi yang bisa berlangsung begitu saja, tanpa usaha berat, apalagi paksaan.

Dan tentunya, cinta pada akhirnya akan membuat kamu semangat dan bahagia meskipun kamu sempet bete, capek, atau deg-degan.

2 thoughts on “Profil yang Diniatkan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s