Indonesia Vinny  

Belanja Bikin Hepi?

Siapa yang masih rajin belanja? Ada yang bilang, situasi sekarang sebaiknya kita sikapi dengan berhemat. Resesi, pemutusan hubungan kerja, pemotongan gaji, masih mengancam sejak pandemi. Tapi, pemerintah juga katanya mau memulihkan ekonomi. Jadi, rakyat didorong untuk… berbelanja. Semoga pemahaman untuk bagian pemerintah ini betul ya.

Sekarang, belanja itu banyak bentuknya. Nggak harus baju, atau makanan. Tali masker, masker, sanitizer, barang-barang untuk menangkal diri dari virus, jadi daftar belanjaan baru. Untuk membunuh waktu, buku, akun movie streaming baru, akun belajar online, juga jadi barang belanjaan baru. Tetap saya kategorikan belanja. Kan, membeli “jasa” dari yang menawarkan.

Saya sendiri, kayaknya frekuensi belanja nggak meningkat atau menurun drastis. Yang berubah, paling variannya aja. Ya tadi itu, belanja baju mungkin berkurang, tergantikan dengan beli masker kain dan ambil les Coursera. Tapi, sesekali masih belanja baju juga, untuk dipakai di rumah.

Pertanyaan saya nih, bener nggak sih mitos kalau belanja bikin happy? Kamu ngerasain nggak? Kalau iya, apakah happy-nya pas milih, pas barang nyampe, atau pas barang dipake, atau pas dipuji “ih bagus banget, beli di mana?”? Bagian nggak asiknya, mungkin sama ya, pas bayar.

Kembali ke saya lagi. Kayaknya dari semua tahap, saya paling bahagia di tahap milih barang. Pas ngechat penjual lalu dijawab, “ada gan, ada sis”. Nah, itu happy. Pas make… biasa aja. Karena mungkin nggak ada yang muji juga. Haha.

Udah segitu aja postingan sore ini. Mulai kangen (lagi) nih ketemu orang beneran. Bukan dari layar.

Stay safe selalu, teman-teman!

3 thoughts on “Belanja Bikin Hepi?

  1. Ira

    aku sih paling seneng ketika milih barangnya dan masukin ke keranjang 😀
    bagian barang nyampe dan dipake yaaaa biasa aja

    1. Vinny

      Haha. Sama ya! Seru banget pas milih-milih. 😀

  2. Lorraine

    Aku masih oldskool Vin. Kalo belanja baju/barang perlengkapan masak/hiasan rumah ternyata aku senengnya ke tokonya langsung. Bisa disentuh dan dilihat. Lagi pandemi ini aku rasa kehilangan sekali window shopping, yang biasanya cuma jalan2 masuk toko terus beli sesuatu. Belanja atau window shopping bikin aku happy dari lihat displaynya di etalase, lihat koleksi lengkapnya sampe dapet apa yang aku mau, bayar terus keluar toko nenteng tas belanjaan 😀

Leave a Reply

%d bloggers like this: