First Day in Bangkok

It was one fine morning. After few hours of sleep, I finally got through my first night in Bangkok in peace. Though the flight arrived Bangkok past midnight the night before, I was glad that the room arranged for me was a nice one (clean and white). At least I could save some energy to... Continue Reading →

Salah Potong Rambut

Saya paling santai, atau cuek, untuk urusan mencari salon untuk potong rambut. Beda dengan teman-teman yang punya satu salon langganan yang dipercaya untuk memegang kepalanya, saya bisa pergi ke salon mana saja. Yang penting: ada jasa gunting rambut cewek, dan harganya efordebel, tidak berlebihan. Jaman SMA, saya dan teman saya bisa menyambangi salon di pinggiran... Continue Reading →

Bangkok – 160

Sampai tulisan ini dibuat, saya tak henti-hentinya takjub dengan alam yang mempertemukan saya dengan banyak orang baik. Tak hanya itu, banyak hal-hal yang saya rasa kurang baik, tapi kemudian menjadi baik. Ingat: baik, benar itu relatif. Dulu, saya selalu kagum dan takjub dengan salah satu senior di kantor. Mendengar suaranya di Skype call saja, saya... Continue Reading →

Bangkok – 109

Never had I thought that I will have one chapter in my life written in Bangkok starting last end of March 2018.  At this very moment, I'm one of the 9,79 million population in Bangkok.  Glad to be here! To start, people here are very nice and polite. Perhaps you ever witnessed unpleasant experience during... Continue Reading →

Minggu 10 Bangkok

Wow lama juga udah nggak nulis. Hampir 2 minggu. Gegaranya sih nonton series Netflix. Tiga yang lagi diputer-puter: Suits, 13 Reasons Why, dan Master of None. So far, yang ketiga yang paling disuka karena ceritanya simple dan bermakna aja gitu. Yang kedua nonton karena penasaran. Cukup bikin depresi sih filmnya, makanya jangan ditonton di malam hari.... Continue Reading →

WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: