Lupa Tak Semudah Itu

Raket sibuk menyambut dan melemparkan kembali bola 'kok' kesana kemari. Kaki sudah melompat ke kiri dan ke kanan, depan dan belakang, mengejar bola yang dikembalikan lawan. Peluh terasa, tapi keringat tak keluar. Begini rasanya musim dingin.  Masih teringat jelas memori kala itu. Saya dan beberapa kawan menghabiskan sore dengan jadwal bermain bulutangkis. Bagi saya, ini yang... Continue Reading →

Belajar Belajar

HARI KE-68 “Baru kali ini gue belajar, di luar jam kampus” Begitu ucapan salah satu teman saya di suatu siang yang cerah. Di situasi ideal, kalimat ini tentunya aneh diucapkan oleh seorang mahasiswa atau murid atau siswa. Tugas utama pelajar ya belajar. Kenapa harus aneh ketika belajar? Hal ini sebenarnya juga saya rasakan di awal... Continue Reading →

Guangzhou, yang Terlalu Singkat

Sekarang Guangzhou lagi panas-panasnya. Cuaca berkisar antara 33-35 derajat celcius (Jakarta sekitar 31-32 derajat). Untuk orang Indonesia kayak kita begini, panasnya Guangzhou sebenarnya nggak seberapa. Cuma yang bikin kurang asyik, panas di sini tidak berangin. Berhubung setiap hari di sini kita pasti jalan kaki, panas matahari ditambah hawa panas tanpa angin lumayan bikin sewot. Empat... Continue Reading →

Sunday Muse

I wish I have a pen to write down the music that I listen to everyday right from the place I live. The birds' tweet. The buses' horns. Those fast moving vehicles. The falling leaves which slowly moved by the wind, Or touched down the roof. Even when the wind blow, And when a flying... Continue Reading →

WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: