Whatsapp Mamak

Sebagai ibu yang bahasa ibunya bukan Bahasa Indonesia, ibu saya itu suka banget ngomong dengan bahasa Indonesia yang "antik". Apalagi kalau lagi Whatsapp-an.  Berikut beberapa contohnya. Masih ngakak kalau inget momen pas baca pesannya ini. :D Gladiresik  M: Mama lagi sembahyang. Jam 4.30 jemput abang. Jam 5.30, ada geradisik (gmn tulis :D) rayakan waisak untuk... Continue Reading →

Ibu saya suka menulis. Kata Ibu, sejak SMP, beliau sudah suka menulis di mading, menulis di catatan, menulis puisi, dan menyukai segala sesuatu yang berhubungan dengan pena. Sampai sekarang, Ibu saya masih suka menulis. Di tasnya, kertas dengan penuh coretan berseliweran, sedikit berantakan. Isinya, nomor telepon kenalan baru (ini yang paling banyak). Kedua, harga belanjaan... Continue Reading →

Ponakan

Hai, perkenalkan, saya tante dengan ponakan berjumlah satu tim sepakbola + 1 cadangan. Kalau lagi ngumpul semua, bisa ada yang nangis, teriak, ketawa, asik main sendiri, makan, main Instagram, seru dengan Squishy, pesawat, truk, dan macem-macem. Punya banyak ponakan juga jadi refreshing, apalagi kalau pas ngobrol. Ada aja celetukan yang bikin senyum-senyum. Macam ini... Diskusi aneh bin ajaib.... Continue Reading →

The Loss that Makes You Strong

A very dear friend of mine lost his brother few months ago because of a car accident. Last night, he lost his mother who had stayed in a hospital for about three weeks. Another relative has also lost his mother yesterday. A beloved mother, the woman whom everybody loves. Seeing the stories of birth, growth,... Continue Reading →

WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: