Malam Tahun Baru di Times Square

Postingan ini sudah mulai ditulis sebelum pandemi Covid-19, lalu terhenti karena biasa, malas. Pas sore ini ngobrolin cerita jalan-jalan sama Mba Noni, kok rasanya senengg banget mengenang masa liburan di tengah situasi gini. Walaupun nggak bisa boong, pas ngelanjutin ini, nyesek juga mengingat momen ini terjadi belum genap 4 bulan lalu. Jadi, dalam misi bisa... Continue Reading →

Dear New York City

Dear New York City,  Thanks for the very nice weather.  Thanks for the lovely Central Park.  Thanks for being so gentle and subtle.  Thanks for being a great movie set, just like what all Americans say.  Thanks for really being a city of light, a real picture of what Alicia Keys and Jay Z write... Continue Reading →

Tutup Buku 2018

Sesungguhnya saya suka galau tiap jelang tahun baru. Kepikiran kok nggak ngapa-ngapain ya tahun ini, kok belum begini, kok belum begitu. Tapi, saya baru ngeh kalau bikin postingan ‘tutup buku’ di blog ini, mulai dari mereview kejadian satu tahun terakhir, apa yang seru, ternyata bikin hati sedikit lebih adem. Walaupun ya setelah saya baca ulang... Continue Reading →

Ubud, Nusa Penida, Seminyak dan Sekitarnya

Selamat datang di trip pertama pasca berakhirnya pekerjaan terakhir. Begitu duduk di pesawat untuk penerbangan ke Bali tanggal 29 Oktober pagi, yang terpikirkan hanya: "Wohoo! This is my first time traveling with no laptop for the past 3 years!"  Menyambung kenikmatan ini, saya juga bisa menghabiskan liburan tanpa kebingungan mengecek email tiap pagi, apalagi kerja... Continue Reading →

The “Everglow” Trip

Travel blues masih sedikit menyelimuti. Dengan tambahan - Coldplay blues, yang sepertinya porsinya lebih besar daripada travel blues. * Melbourne Perjalanan ke Melbourne kemarin adalah yang pertama bagi saya. Excited? Tentunya. Karena Coldplay? Pastinya! Apalagi, trip ini memang nggak akan kesampean kalau bukan karena ada Coldplay yang mampir ke sana. Tapi, kita bahas dulu sedikit... Continue Reading →

Travel Blues, Percaya? 

Saya sih iya. Hehe.  Detik, menit, jam, hari, menjelang liburan berakhir memang selalu penuh sensasi. Hati mulai nggak tenang. Kota, macet, panas, mumet, udah mulai kebayang-bayang. Padahal, di depan mata masih banyak pemandangan, teman, coffee shop, makanan enak, yang bisa dinikmati. Teman saya pernah ngepos perihal travel blues ini. Emang nggak enak sih rasanya. Galauuu... Continue Reading →

“Gimana Manila?”

Inilah pertanyaan pertama yang ditanyakan beberapa teman-teman mengenai perjalanan saya dua minggu lalu ke Manila.  Wajar saja sih pertanyaan ini yang terlontar. Selain pembuka paling umum untuk yang baru selesai melakukan perjalanan, siapa coba yang menempatkan Manila sebagai bucket list tujuan wisata? Kalaupun ada, mungkin tak sebanyak jumlah untuk Bangkok, Bali, Vietnam, India, atau lain-lain. Jika ada... Continue Reading →

WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: